Korean Eyelash Extension vs Japanese Eyelash Extension

Tren Korean eyelash extension memang lebih mendominasi di dunia kecantikan. Hal itu tidak terlepas dari metode riasan natural yang begitu populer dari negeri ginseng tersebut. Hal itu sedikit banyak membuat kaum hawa lebih condong pada teknik eyelash extension Korea Selatan dibandingkan negara lain, bahkan dari Jepang.

Japanese Eyelash Extension yang Tidak Banyak Diketahui

Ekstensi bulu mata ala Jepang? Anda mungkin mengernyitkan dahi ketika mendengar tentang teknik yang satu ini. Sebab, selama ini penyambungan bulu mata didominasi oleh teknik Korea Selatan dan Amerika Serikat. Lantas, seperti apa metode pengaplikasian eyelash extension ala Jepang ini?

Bicara soal teknik, bahan, dan peralatan, Japanese eyelash extension tidak berbeda dengan ekstensi bulu mata ala Korea Selatan :

  • Bulu mata dipasangkan helai demi helai.
  • Bahan yang digunakan merupakan bulu mata sintetis artifisial, tidak mengandung zat dari makhluk hidup.
  • Tampilan akhirnya natural, tidak terlalu mencolok.

Kalau memang memiliki persamaan yang kuat seperti itu, lalu apa bedanya dengan Korean eyelash extension? Tentu saja cukup banyak. Tetapi sebelum mengulas tentang hal itu, Anda pasti penasaran bukan mengapa Japanese eyelash extension kurang begitu populer? Ada beberapa alasan yang mendasari hal tersebut :

  • Teknik Jepang lebih ditekankan pemakaian helaian yang sama, sehingga bila anda pergi ke salon eyelash extention Jakarta ala Jepang, maka pricelist nya akan bergantung dari jumlah helaiannya. Contoh salon tersebut seperti Tokyobelle, Tokyo Beauty Laboratory, Dandelion dan Misumi. Sedangkan untuk Korean style, pricelist biasanya bergantung dari durasi mingguan yang telah lewat dari periode pemasangan sebelumnya. Dengan kata lain, pelanggan tidak dikenakan harga per helainya (anggap saja ini seperti sistem borongan). Contoh salon bulu mata di Jakarta dengan panutan Korean style adalah Joanne Studio, Lashtique, Onnie Studio dan Orly Miin.
  • Hasil akhir dari penerapan ekstensi bulu mata ala Jepang kerap menggunakan curl yang lebih landai (seperti B atau C), sedangkan ala Korea lebih mengedepankan curl yang lebih lentik (seperti CC dan D). Juga, untuk Teknik Jepang biasanya hanya menggunakan 3 ukuran Panjang bulu, sedangkan Teknik Korea menggunakan sampai 7 ukuran Panjang bulu mata sambungan.
  • Untuk tipe lem bulu mata asal Jepang, biasanya lebih gentle karena biasanya berbahan dasar Butyl-Cyanocrylate, sedangkan tipe lem bulu mata asal Korea pada umumnya berbahan dasar Ethyl-Cyanocrylate, sehingga lebih cepat keringnya, walau berbau lebih tajam.
  • Soal lama proses pengaplikasian Korean style eyelash extension memang lebih panjang dibandingkan Japanese eyelash extension. Sambung bulu mata ala Korea Selatan memakan waktu 1,5 hingga 2 jam, sedangkan ala Jepang maksimal hanya membutuhkan tempo 1 jam saja. Namun hal itu sesuai dengan jumlah bulu mata yang dipasangkannya.

Lantas, mana donk yang terbaik untuk konsumen? Jawabannya simple kok, salon yang terbaik adalah salon yang mengerti kedua teknik dan metoda pengaplikasikannya, dan salon yang mengerti betul secara teknis mengenai sifat lem bulu mata. Sehingga apapun permintaan pelanggan, akan dapat dipenuhi sesuai permintaannya.

Untuk inilah hadir Everlash, sebagai salon bulu mata destinasi paling diminati, sebab terkenal dengan reputasinya menjaga bulu mata pelanggan dengan baik, sehingga treatment di Everlash, selain nyaman, informatif, tentunya tetap membuat bulu mata sehat dan terjaga.

Info lengkap mengenai pilihan-pilihan tipe pemasangan, dapat dilihat di tautan berikut ini https://everlash.id/ dan di https://everlash.id/pages/contact

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published